Tim SAR gabungan terus berupaya mencari 65 korban yang tertimbun di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pada Senin (26/1), upaya pencarian dilakukan dengan bantuan alat-alat canggih untuk mempercepat proses.
Direktur Operasi dari Basarnas, Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan sembilan alat berat dan tujuh pompa air dalam proses evakuasi “Jadi, hari ketiga ini kita akan melakukan operasi seperti sebelumnya. Untuk hari ini, kita akan mengerahkan sembilan alat berat (excavator) dan tujuh alat alkon (pompa air),”
. Dukungan alat-alat ini sangat penting untuk menjangkau area yang sulit.
Jumlah personel yang dikerahkan berjumlah hampir 1.000 orang dari berbagai organisasi. Selain itu, 12 anjing pelacak K-9 juga telah disiapkan untuk mengoptimalkan pencarian “Pihak kami juga hari ini sudah melibatkan 12 anjing K-9 dari kepolisian serta Kantor SAR Semarang,”
. Tim dibagi menjadi sektor-sektor untuk efisiensi.
Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Jawa Barat, menyatakan bahwa 25 kantong jenazah telah ditemukan, dan 17 korban berhasil diidentifikasi “Dari 25 kantong jenazah, informasi pagi ini, 17 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan lainnya masih proses identifikasi,”
. Daftar korban yang diidentifikasi mencakup nama-nama seperti Suryana dan Jajang Tarta.
—